PENILAIAN KUALITAS PASIR VULKANIK MELALUI PENGUJIAN KARAKTERISTIK MIKRO-FISIK DI ALIRAN LAHAR GUNUNG SEMERU
Abstract
Pasir vulkanik dengan material piroklastik hasil erupsi Gunung Semeru memiliki sifat unik yang terdapat pada struktur mikronya. Pasir vulkanik yang memiliki kualitas baik dan kandungan mineral yang cukup tinggi dapat dimanfaatkan di berbagai bidang seperti bahan material abrasif untuk proses blasting, campuran beton, material kontruksi dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik mikro-fisik dan mineralogi pasir vulkanik untuk mengetahui kualitas pasir vulkanik yang diambil di aliran lahar Gunung Semeru. Adapun pengambilan sampel material ini di daerah aliran lahar dingin Sungai Leprak Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Terdapat tiga lokasi pengambilan sampel, yaitu lokasi A, B dan C yang berada pada sepanjang aliran sungai lahar dingin tersebut. Pengujian kandungan unsur, senyawa dan mineralogi pasir vulkanik di aliran lahar dapat dilakukan dengan metode XRD (X-Ray Diffraction), SEM-EDX, dan X-RF. Untuk mendapatkan evaluasi yang akurat tentang sifat mikro-fisik dan bentuk butiran pasir vulkanik Gunung Semeru maka analisis dengan SEM (Scanning Electrone Microscopy) yang dapat mengidentifikasi adanya rongga udara yang tersebar di permukaan butiran yang dipenuhi partikel vulkanik yang berukuran sangat halus. Berdasarkan sifat mikro-fisik butiran pasir didapatkan hasil ±99% adalah berbentuk pasir dengan berbagai jenis ukuran diameternya sedangkan ±1% dalam bentuk butiran halus seperti lempung atau lanau. Untuk angka pori pasir vulkanik memiliki rentang nilai 0,404-0,505 dengan nilai absorpsi antara 1,256%-4,188%. Sedangkan untuk nilai berat jenis tanah pasir tersebut antara 2,535 – 2,561. Sedangkan untuk kandungan mineral memiliki kandungan Silika (Si) antara 26%-29%, Besi (Fe) antara 36%-41 % dan Kalsium (Ca) antara 18%-21%.
References
[2] Notohadiprawiro, Tejoyuwono, (1999), Tanah, Lingkungan dan Pertanian Berkelanjutan, Deepublish,
[3] Tan, K.H. 1998. Dasar-Dasar Kimia Tanah. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.
[4] Susetyo, Priyo., dkk. 2009. Pemanfaatan Pasir Volcano Lumajang Sebagai Alternatif Abrasif di Galangan Kapal. Jurusan Teknik Perkapalan Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS): Surabaya.
[5] Safitri, Destiana, dkk, 2022, Perbandingan Berat Tanah Basah dengan Volume Tanah (Uji Berat Volume). Jurnal Ilmu Teknik, Volume 2(1), 2022
[6] D. O. Latif, A. Rifa’i, & K. B. Suryolelono, “Chemical Characteristics of Volcanic Ash in Indonesia for Soil Stabilization: Morphology and Mineral Content” International Journal of GEOMATE, Vol. 11, Issue 26, Oktober, 2016, pp. 2606 – 2016 2610. Geotec. Const. Mat, 2016.
[7] Astari, dkk. 2021. Evaluasi Karakteristik Mikro-Fisik dan Mekanik Pasir Vulkanik Tersementasi di Tebing Sungai Aliran Lahar Gunung Kelud. Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (2021) p. 661-671. Universitas Brawijaya: Malang
[8] Tarigan, Gunawan, 2019, Pengaruh Perbedaan Nilai Absorbsi Dalam Campuran Aspal Beton, Buletin Utama Teknik Vol. 15, No. 1, September 2019
[9] Darmawijaya, Isa, 1990. Klasifikasi Tanah. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
[10] Deskripsi dan Kegunaan Mineral Feldspar (2016). (https://www.geologinesia.com/2016/01/deskripsi-dan-kegunaan-mineral-feldspar.html) diakses Desember 2022



