PERENCANAAN TEKNIS REKLAMASI PADA LAHAN DISPOSAL PT ALAM SEMESTA SUKSES BATUBARA

  • A. Icwanusafa Universitas Jambi
  • M. I. Lagowa Universitas Jambi
  • J. Wiratama Universitas Jambi
Keywords: perencanaan teknis, reklamasi, disposal, tambang batubara

Abstract

PT Alam Semesta Sukses Batubara memiliki lahan bekas tambang yaitu lahan disposal 2, namun kegiatan reklamasi belum terlaksana pada lahan seluas 7,85 ha tersebut. Area disposal dibiarkan tanpa upaya reklamasi yang memadai selama kurang lebih satu tahun. Penelitian ini bertujuan merencanakan teknis reklamasi pada disposal 2 PT ASSB, berfokus pada analisis produktivitas dan estimasi waktu kerja penataan lahan dan penebaran topsoil serta perhitungan dimensi saluran terbuka untuk pengendalian erosi. Metode penelitian dilakukan melalui analisis kuantitatif teknis penataan lahan dan perhitungan produktivitas alat mekanis berdasarkan observasi waktu edar alat serta efisiensi kerja di lapangan. Selain itu, pemodelan hidrologi digunakan untuk menentukan dimensi saluran terbuka. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebutuhan volume timbunan overburden untuk penutupan alur erosi dan penataan lahan mencapai 46.084 LCM dengan RL ±69, geometri disposal direncanakan dengan tinggi jenjang 5 m, lebar 8 m, dan single slope 15°. Kegiatan penebaran topsoil setebal 50 cm luasan 7,85 ha membutuhkan volume 39.250 m³, estimasi pengerjaan 310 jam menggunakan satu unit excavator, empat unit dump truck, dan satu unit bulldozer. Rencana revegetasi meliputi penanaman 1.123 bibit kelapa sawit, 55 kg bibit cover crops, dan 314 bibit tanaman sisipan petai, yang secara keseluruhan memerlukan total waktu penanaman 377,46 jam. Selain itu, direncanakan saluran terbuka sebagai upaya pengendalian limpasan air hujan pada area reklamasi. Pemeliharaan reklamasi dilakukan melalui pemupukan secara terukur sehingga kebutuhan unsur hara terpenuhi.

References

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2018). Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Patiung, O., Sinukaban, N., Tarigan, S. D., & Damanik, D. D. (2011). Pengaruh umur reklamasi lahan bekas tambang batubara terhadap fungsi hidrologis. Jurnal Hidrolitan, 2(1), 60–73.

Ramadhanu, R., Yovanda, R., & Nursani, R. (2025). Analisis revegetasi pada lahan reklamasi tambang batu kapur disposal 4 di PT Semen Baturaja Tbk. Humaniora: Jurnal Humaniora dan Sosial Sains, 2(3), 409-413.

Sandan, S., & Nurcholis, M. (2023). Perencanaan penataan lahan pada lahan reklamasi PT. Mega Multi Energi, Barito Utara, Kalimantan Tengah. INTAN Jurnal Penelitian Tambang, 6(2), 90-94.

Tambunan, E. R., Junaedi, A., & Agusta, H. (2024). Manajemen pemupukan kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Buletin Agrohorti, 12(1), 80-88.

Agung, M., Wahab, W., & Firdaus, F. (2020). Analisis Kebutuhan Alat Gali Muat dan Angkut pada Blok Ulin PT Indrabakti Mustika, Kec. Langgikima, Kab. Konawe Utara. Jurnal Geomining Teknik Pertambangan Unkhair, 1(2), 79–88.

Sofwan Hadi. (2018). Alat Berat dan Pemindahan Tanah Mekanis. Banjarmasin: Politeknik Negeri Banjarmasin.

Kamiana, I. M. (2011). Teknik perhitungan debit rencana bangunan air. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Kementerian Pertanian RI. (2016). Peraturan Menteri Pertanian Nomor 18/Permentan/KB.330/5/2016 tentang Pedoman Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit.

Firmansyah, E., Umami, A., Nurjanah, D., Dinarti, S. I., Mawandha, H. G., Puruhito, D. D., & Purwadi, I. (2021). Pengelolaan tanaman penutup tanah di perkebunan kelapa sawit. Yogyakarta: INSTIPER Press.

Published
2026-02-27