ANALISIS BALIK AREA LONGSOR LOW WALL PIT A DALAM MENENTUKAN PARAMETER GEOTEKNIK PT PAMAPERSADA NUSANTARA JOBSITE MTBU
Abstract
Longsor dipicu oleh adanya lapisan lemah yang berperan sebagai bidang gelincir serta ketidaksesuaian parameter geoteknik yang digunakan dalam desain awal dengan kondisi aktual di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh nilai parameter geoteknik material pada saat terjadinya longsor dan memberikan rekomendasi geometri lereng yang aman berdasarkan hasil analisis balik. Metode analisis balik dilakukan menggunakan pendekatan trial and error dengan menurunkan nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam (φ) hingga diperoleh kondisi lereng dengan Faktor Keamanan (FK) ≤ 1 yang merepresentasikan kondisi longsor. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai kohesi mengalami penurunan sebesar 76,1 persen dan sudut geser dalam menurun 47,8% dibandingkan nilai awal. Nilai FK yang diperoleh 0,9 dan Probabilitas Kelongsoran (PK) sebesar 22,6% yang menunjukkan bahwa lereng berada dalam kondisi tidak stabil saat longsor terjadi. Analisis kestabilan lereng dilakukan untuk memperoleh rekomendasi desain lereng aman menggunakan metode kesetimbangan batas Morgenstern Price dan kriteria keruntuhan Mohr Coulomb. Analisis mempertimbangkan pengaruh geometri lereng, keberadaan lapisan lemah, tekanan alat berat sebesar 74 kPa, muka air tanah pada kedalaman 8–10 meter, serta beban gempa dengan percepatan maksimum 0,3 g. Hasil analisis menunjukkan bahwa geometri lereng rekomendasi menghasilkan FK statis sebesar 4,48 dan FK dinamis sebesar 1,13 dengan nilai PK di bawah 4,8% berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1827 K/30/MEM/2018.
References
Paper dalam jurnal
[1] Fauzi (2020). Lowwall Slope Stability Analysis Section A and Section B Pit Middle Using the Limit Equilibrium Method (Morgenstern-Price). Jurnal Bina Tambang, Vol. 7, No. 2.
[2] Ichsani, M., Iswan, Syah, A., Zakaria, A. (2022). Analisis Stabilitas Lereng dan Elemen Hingga. JRSDD, Vol. 10 No. 2, 307–320.
[3] Prasasti, Kusumaningsih, Arofah (2024). Back Analysis of Landslides on Highwall Slope at PT Fajar Sakti Prima. Jurnal Inovasi Pertambangan dan Lingkungan, Vol. 4, No. 1.
[4] Selsabeel, Widiarso, Trisnawati (2021). Analisis Balik Stabilitas Lereng Tambang dan Rekomendasi Rekayasa Keteknikannya. Jurnal Geosains dan Teknologi, Vol. 4, No. 3.
[5] Sepriadi, Prastowo (2019). Analisis Kestabilan Lereng dengan Metode Kesetimbangan Batas. Jurnal Teknik Patra Akademika.
Prosiding
[6] Andhini, Ramadhanti, Koesnaryo (2019). Analisis Balik Kestabilan Lereng Studi Kasus Tambang Batubara PT.X Menggunakan Analisis Probabilistik Monte Carlo. Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan I (Semitan I).
[7] Manullang, P. (2020). Analisis Probabilitas Kelongsoran Lereng…. Prosiding TPT XXIX Perhapi.
[8] Nurhidayat et al. (2019). Analisis Probabilitas Kestabilan Lereng Tambang Timah Primer. Prosiding TPT XXVIII Perhapi.
Buku
[9] Arif, I. (2016). Geoteknik Tambang. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
[10] Hardiyatmo, H. C. (2002). Mekanika Tanah 1. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
[11] Hoek, E., & Bray, J. (1981). Rock Slope Engineering. London.
Laporan Penelitian:
[12] Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (2018).Kepmen ESDM RI Nomor 1827 K/30/MEM/2018: Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Lampiran II.


