Geomorfologi Daerah Banjaranyar Dan Sekitarnya Kabupaten Ciamis Jawa Barat

  • Felix Mateus Exaudi Gultom Universitas Sriwijaya
  • Yogie Zulkurnia Rochmana Universitas Sriwijaya
Keywords: Banjaranyar, Bentuk Lahan, Denudasional, Geomorfologi

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis geomorfologi di Daerah Banjaranyar dan sekitarnya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Pada daerah penelitian menunjukkan keragaman bentuk lahan yang dipengaruhi oleh aktivitas vulkanik, tektonik, dan proses denudasional yang intensif. Oleh karena itu diperlukan identifikasi dan klasifikasi bentuk lahan, serta penentuan proses geomorfologi yang membentuk bentang alam tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi satuan geomorfik yang ada dan menjelaskan proses-proses geomorfologi yang bekerja dalam pembentukan bentang alam di daerah penelitian. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan langsung (survei lapangan) untuk observasi dan pengambilan data posisi (GPS). Pendekatan ini didukung oleh metode pendekatan tidak langsung yang melibatkan studi literatur, interpretasi citra satelit resolusi tinggi dan peta topografi, serta analisis data spasial (SIG) untuk delineasi batas-batas satuan geomorfologi dan penyusunan peta. Proses geomorfologi yang dominan meliputi erosi permukaan (denudasional) pada lereng terjal dan pelapukan yang cukup intensif. Daerah penelitian didominasi oleh bentuk lahan Perbukitan Struktural dicirikan oleh kemiringan lereng yang curam dengan batuan penyusun yang telah terdeformasi, menjadikannya zona yang sangat rentan terhadap gerakan tanah (longsor), terutama saat curah hujan tinggi. Satuan Dataran Aluvial terbentuk akibat proses sedimentasi sungai yang lambat, memiliki potensi kesuburan tinggi untuk pertanian. Geomorfologi Daerah Banjaranyar dan sekitarnya, Kabupaten Ciamis dicirikan oleh interaksi kompleks antara faktor litologi, struktur geologi, dan proses geomorfologi.

Published
2025-12-25