Efektivitas Teknologi Membran Ultrafiltrasi dan Kombinasi Adsorben Zeolit-Batu Karang Jahe terhadap Penurunan pH, TDS, EC dan Suhu pada Air Sumur menjadi Air Bersih
Abstract
ABSTRAK: Air sumur merupakan salah satu sumber utama air bagi masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Namun, kualitas air sumur sering kali tidak memenuhi standar air bersih karena mengandung kontaminan seperti logam berat, zat organik, serta nilai pH, TDS, dan EC yang tidak sesuai. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengolahan air yang efektif, efisien, dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas integrasi teknologi membran ultrafiltrasi dengan kombinasi adsorben zeolit dan batu karang jahe dalam menurunkan nilai pH, TDS, dan EC pada air sumur. Proses penyaringan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan penggunaan adsorben zeolit dan batu karang jahe yang berfungsi mengadsorpsi ion logam dan senyawa organik melalui mekanisme pertukaran ion serta gaya Van der Waals. Selanjutnya, air hasil pra-penyaringan dialirkan melalui membran ultrafiltrasi untuk memisahkan partikel tersuspensi dan mikroorganisme berdasarkan ukuran pori membran. Integrasi teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penurunan kontaminan secara signifikan. Keterbaharuan penelitian ini terletak pada penggunaan kombinasi variasi massa adsorben, yaitu 100 g zeolit, 100 g batu karang jahe, dan campuran 50:50 g, dipadukan dengan membran ultrafiltrasi untuk meningkatkan efisiensi penghilangan polutan pada air sumur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi adsorben zeolit dan batu karang jahe dengan teknologi ultrafiltrasi mampu meningkatkan kualitas air sumur sehingga dapat memenuhi standar baku mutu air bersih. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengolahan air serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan global SDGs ke-6 tentang penyediaan air bersih dan sanitasi layak.
Kata kunci: air sumur, zeolit, batu karang jahe, membran ultrafiltrasi, pemurnian air, kualitas air, TDS, EC, pH.
