ANALISIS PENGEMBANGAN EKOWISATA BERKELANJUTAN DENGAN METODE GIS DAN SKORING BERDASARKAN TEKNIK OVERLAY GRID DAERAH DANAU RAYO, MUSI RAWAS UTARA
Abstract
Danau Rayo di Kabupaten Musi Rawas Utara memiliki potensi tinggi untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berbasis konservasi dan pemberdayaan masyarakat, namun pemanfaatannya belum optimal akibat terbatasnya aksesibilitas dan belum adanya perencanaan spasial yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian lahan pengembangan ekowisata berkelanjutan dengan metode Geographic Information System (GIS) dan teknik skoring berbasis overlay grid. Analisis dilakukan terhadap parameter curah hujan, kemiringan lereng, morfologi, jenis tanah, geologi, hidrogeologi, kerentanan longsor, dan penggunaan lahan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Kecamatan Karangdapo merupakan wilayah paling sesuai untuk pengembangan ekowisata karena kondisi topografi yang relatif datar, risiko bencana rendah, dan kualitas lahan yang mendukung. Kecamatan Rupit memiliki potensi kuat sebagai pusat ekowisata alam dan budaya, terutama di kawasan Danau Rayo, meskipun memerlukan peningkatan akses jalan. Sementara itu, Kecamatan Rawas Ulu lebih tepat dikembangkan sebagai zona wisata petualangan dan konservasi dengan pengelolaan risiko lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya perencanaan ekowisata yang berkelanjutan dengan pendekatan berbasis data spasial dan pelibatan masyarakat lokal sebagai aktor utama pengelolaan
