PENGOLAHAN BIJI ALPUKAT (Persea americana) MENJADI PRODUK OLAHAN BERNILAI TAMBAH DI PONDOK PESANTREN NUURUL HIKMAH SUNGAI PINANG
Abstract
ABSTRAK: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan santri, guru pendamping serta masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren Nuurul Hikmah, Sungai Pinang, Banyuasin, dalam memanfaatkan limbah biji alpukat menjadi produk olahan pangan bernilai ekonomi, yaitu kopi dan teh biji alpukat. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung kepada 60 peserta. Hasil uji organoleptik dalam skala penilaian 1-5 menunjukkan bahwa kopi biji alpukat memperoleh nilai rata-rata aroma (3,8), rasa (3,5), warna (3,1), tekstur (3,2), dan penerimaan umum (4,2), sedangkan teh biji alpukat memperoleh nilai aroma (3,0), rasa (2,8), warna (3,0), tekstur (2,8), dan penerimaan umum (2,9). Respon positif peserta menunjukkan tingginya antusiasme terhadap inovasi pangan berkelanjutan berbasis bahan lokal. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis dalam pemanfaatan limbah organik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran santri akan pentingnya inovasi pangan berkelanjutan berbasis konsep Go Green dan zero waste. Langkah berikutnya perlu dilakukan pengujian lanjut terhadap mutu fisikokimia (kadar air, pH, dan kestabilan warna) serta uji preferensi konsumen yang lebih luas sebagai dasar pengembangan produk menuju skala usaha mikro berbasis pesantren.
Kata Kunci: biji alpukat, kopi herbal, teh herbal, pengabdian masyarakat, inovasi pangan berkelanjutan.
